Daihatsu Ogah Jual `Kei Car` ke Indonesia, Ini Alasannya

Daihatsu CilegonLiputan6.com, Jakarta Mobil berdimensi kecil dan mengusung mesin 660 cc lumrah ditemui di Jepang. Menariknya, mobil itu disediakan dengan beragam model mulai dari bentuk kendaraan penumpang, microvans, hingga pikap.

Lantas, apakah mobil berjenis itu bakal diniagakan jenama Jepang di Indonesia? Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor (ADM) menganggap mobil itu tak cocok di sini. Terlebih lagi, `kei car` di Jepang dipaket dengan sejumlah insentif, mulai dari pajak hingga tarif parkir.

“Tergantung edukasi. Kalau di Jepang ada insentif. Misalnya `kei car` dapat tarif yang lebih murah ketika masuk tol dan parkir. Sementara di sini nggak seperti itu, jadi kalau nggak ada (insentif) ngapain.”

Apalagi, lanjut Amelia, konsumen Indonesia alergi dengan mobil bermesin di bawah satu liter. Sehingga, meskipun `kei car` dijual di Indonesia tak akan dilirik.

Atas dasar itu, ketika merilis Daihatsu Hi-Max yang notabene masih dalam kategori `kei car` di Jepang, Astra Daihatsu Motor melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi pasar.

Misalnya, mesin yang sebelumnya 660 cc diubah jadi 1.000 cc dan menggunakan 1KR-DE milik Ayla. Selain itu, pikap ini juga didesain mampu melewati genangan dengan ketinggian maksimum 60 cm. Kemampuan ini berkat penyematan snorkle di bagian bak.